Atasi Kekeringan PERUMDAM Tirta Tarum Distribusikqn 430.0000 Liter Air Bersih untuk Warga 

Atasi Kekeringan PERUMDAM Tirta Tarum Distribusikqn 430.0000 Liter Air Bersih untuk Warga 

Atasi Kekeringan PERUMDAM Tirta Tarum Distribusikqn 430.0000 Liter Air Bersih untuk Warga 

KABARKARAWANG — Musim kemarau panjang yang melanda Kabupaten Karawang mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut mendorong PERUMDAM Tirta Tarum Karawang bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.

Humas PERUMDAM Tirta Tarum Karawang, Fajar Airlangga , mengatakan pihaknya berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang dan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam pendistribusian air bersih ke sejumlah lokasi yang mengalami krisis air.

“PERUMDAM Tirta Tarum melakukan pengiriman bantuan air bersih berkolaborasi dengan BPBD Kabupaten Karawang dan PMI. Di antaranya ke Desa Parungmulya, Kecamatan Ciampel, serta Wanaserta, Kecamatan Telukjambe Barat,” ujar Ali Sadikin.

Menurutnya, hingga saat ini PERUMDAM Tirta Tarum telah menyalurkan sekitar 430 meter kubik atau 430.000 liter air bersih kepada masyarakat terdampak.

Fajar menjelaskan, pendistribusian bantuan tersebut merupakan bentuk respons cepat perusahaan terhadap kondisi masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang.

Selain PERUMDAM Tirta Tarum, BPBD dan PMI Kabupaten Karawang juga terus melakukan pendistribusian air bersih ke sejumlah wilayah terdampak, di antaranya Kecamatan Pangkalan, Tegalwaru, Telukjambe Barat dan Ciampel.

Dalam penanganan krisis air bersih tersebut, PERUMDAM Tirta Tarum juga memperkuat sinergi dengan berbagai unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), BPBD, PMI hingga Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar).

Persediaan air bersih juga disiapkan melalui kantor PERUMDAM Tirta Tarum dan Unit Pangkalan untuk mendukung proses distribusi kepada warga yang membutuhkan.

“Ini merupakan bentuk sinergi bersama dalam menghadapi dampak kekeringan. Kami berupaya agar kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah terdampak dapat segera terpenuhi,” katanya.

Bantuan air bersih tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga, tetapi juga membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sanitasi sehari-hari selama kondisi kekeringan berlangsung.

Krisis air bersih yang terjadi akibat kemarau panjang menjadi tantangan bagi masyarakat di sejumlah wilayah Karawang. Karena itu, kolaborasi antarinstansi dinilai penting agar distribusi bantuan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

Melalui penyaluran air bersih tersebut, PERUMDAM Tirta Tarum berharap masyarakat yang terdampak kekeringan tetap dapat memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Di tengah keterbatasan air akibat musim kemarau, bantuan tersebut juga menjadi bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah bersama berbagai lembaga pelayanan publik untuk membantu masyarakat melewati kondisi darurat kekeringan.